Pengakuan Dari Negara Lain

de jure


Pengakuan dari negara lain adalah hal yang penting bagi suatu negara. Hal itu karena status kemerdekaan merupakan prasyarat yang wajib dipenuhi dalam hubungan internasional. Pengakuan dari negara lain terbagi menjadi:

1. Pengakuan de facto;

Pengakuan de facto adalah pengakuan tentang kenyataan adanya suatu negara yang dapat mengadakan hubungan dengan negara lain yang mengakuinya. Pengakuan ini diberikan berdasarkan realitas bahwa ada suatu masyarakat politik yang memenuhi ketiga unsur konstitutif seperti penduduk, wilayah, dan pemerintah berdaulat. 
Setiap negara memiliki pandangan berbeda mengenai pengakuan secara de facto. Indonesia baru mendapat pengakuan de facto  dari Mesir pada Juni 1947 dan dari Belanda pada 27 Desember 1949. 
Pengakuan de facto terbagi menjadi:
   a. Pengakuan de facto tetap
   b. Pengakuan de facto sementara

2. Pengakuan de jure;

Pengakuan de jure adalah pengakuan secara resmi berdasarkan hukum dari negara lain. Bangsa yang telah mendapat pengakuan de jure akan diakui dalam dunia internasional sebagai bangsa yang berdaulat penuh. Menurut sifatnya, pengakuan de jure dibagi menjadi:
   a. Pengakuan de jure secara tetap, maksudnya pengakuan dari negara lain berlaku selama-lamanya setelah melihat kenyataan bahwa negara baru tersebut memilki pemerintahan stabil
   b. Pengakuan de jure bersifat penuh, maksudnya terjadi hubungan antar negara yang mengakui dan diakui meliputi hubungan dagang, ekonomi, dan diplomatik.

Author: Angga Krismawan
Angga Krismawan sekarang adalah seorang pelajar kelas 3 SMP. Hobi banget main badminton. Ngeblog ini sebenarnya hanya untuk senang-senang

1 comment:

Silahkan berkomentar jika tertarik dengan artikel ini. Berikan saran yang membangun jika ada kekurangan. Dilarang menggunakan bahasa kasar yang menyinggung orang lain!